NEWS DETAIL

Beasiswa Studi di Jepang

Bagi Anda yang ingin tahu mengenai beasiswa di Jepang, kali ini kami akan membahas jenis-jenis beasiswanya. Ada 3 jenis beasiswa yang paling diminati berikut penjelasannya.

1. Beasiswa MEXT (Monbugakusho)

Beasiswa MEXT adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Jepang untuk mahasiswa asing yang ingin melanjutkan studi ke tingkat perguruan tinggi. Tingkatannnya mulai dari D1,D2,D3, S1 dan S2. Salah satu keuntungan dari beasiswa ini adalah tidak adanya kewajiban untuk bekerja atau training setelah program beasiswa selesai. 

Peminat beasiswa ini sangat banyak karena fasilitas yang diberikan sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, biaya kehidupan sehari-hari dan biaya institusi. Maka dari itu tidak diherankan lagi banyak peminatnya yang berlomba-lomba untuk mendapatkan beasiswa ini. Selain itu seleksinya juga ketat, peserta harus mengikuti ujian sesuai jurusan yang diminati. Untuk info lebih jelasnya, Anda dapat melihatnya di link berikut; http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html

2. Beasiswa Perusahaan

Selain dari pemerintah, banyak dari perusahaan Jepang yang juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa asing yang berminat belajar dan bekerja di Jepang. Biasanya setelah lulus dari universitas, peserta akan langsung direkrut oleh perusahaan yang memberikan beasiswa tersebut, diantaranya adalah perusahaan-perusahaan berikut:

a. Perusahaan Ajinomoto

Perusahaan Ajinomoto menyediakan beasiswa untuk jurusan kimia, tehnik, farmasi, pertanian, dan tehnik informasi selama 2 tahun. Namun beasiswa ini hanya diperuntukan bagi mahasiswa S2 dan hanya bisa diikuti oleh mahasiswa dari universitas; UI, ITB, UGM, UNAIR, IPB, UNPAD, UNDIP, UNIBRAW. Beasiswa yang diberikan sudah mencakup biaya tiket pesawat pulang pergi, tunjangan sehari-hari, biaya sekolah dan penelitian. Informasi lebih lengkapnya dapat dilihat di link berikut; http://ajischolarship.com/Default.aspx

b. Beasiswa Panasonic

Beasiswa yang diberikan Panasonic adalah untuk jurusan agirkultural, biotekhnologi, matematika, tekhnik, Matematika, Natural Science, Engineering, Biotechnology, Agricultural, dan Teknologi Informasi. Panasonic menawarkan 26 posisi untuk 8 negara, salah satunya adalah Indonesia. Periode program beasiswa maksimal 3 tahun, 2 tahun sebagai mahasiswa S2 kemudian 1 tahun untuk program Master. Seperti perusahaan lainnya, Panasonic akan memfasilitasi tiket pesawat pulang pergi, tunjangan hidup, biaya institusi dan penelitian. Pendaftaran dibuka di setiap bulan Februari-Maret. Anda dapat melihat informasi lebih lengkapnya di link berikut;  http://www.panasonicscholarship.com/

c. Beasiswa Hitachi

Tidak seperti program beasiswa dari perusahaan lainnya, Hitachi hanya mencakup untuk mahasiswa lulusan UI, UGM, ITB dan ITS. Program yang ditawarkan juga dikhususkan untuk dosen dan peneliti universitas-universitas tersebut. Jurusan yang disediakan adalah untuk sains dan tekhnik (kecuali ilmu hewan). Pendaftaran beasiswa biasanya dibuka setiap tahun pada bulan Oktober.

d. Beasiswa ADB-JSP (Asian Development Bank-Japan Scholarship Program)

Program beasiswa yang ditawarkan ADB-JSP diperuntukkan bagi Anda yang berminat melanjutkan pendidikan ke tingkat S2 dan S3. Namun untuk mendapatkan beasiswa ini, peserta harus memiliki pengalaman kerja profesional selama 2 tahun. Beasiswa ini didanai oleh pemerintah Jepang yang sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, uang saku, biaya kuliah, penelitian dan sebagainya. Jurusan yang dibuka untuk beasiswa ini berhubungan dengan pembangunan seperti ekonomi, tekhnologi dan pendidikan. Pendaftarannya dibuka pada setiap tahun di bulan Februari. Jika Anda tertarik untuk info lengkapnya dapat dilihat di dalam link berikut; http://www.adb.org/site/careers/japan-scholarship-program/main

3. Beasiswa Dikti

Beasiswa dikti adalah beasiswa pemerintah yang biasanya ditawarkan untuk pengajar seperti dosen dan guru. Namun tidak menutupi juga bagi pendaftar selain pengajar (umum) dan beasiswa yang ditawarkan terdiri dari S2 dan S3. Biasanya setelah selesai program beasiswa, peserta harus mengajar di institusi; sekolah dan universitas. Tunjangan yang diberikan hamper sama dengan beasiswa lainnya termasuk untuk buku dan penelitian. Bagi Anda yang tertarik menjadi pengajar bahasa Jepang, info beasiswa ini dapat diakses lebih lengkapnya di http://www.beasiswa.dikti.go.id/

Bagaimana menurut Anda? Tertarik untuk menuntut ilmu di Jepang? Sebenarnya masih banyak lagi kesempatan beasiswa di Jepang, jika Anda langsung mencari di negaranya. Seringkali setelah lulus SMA di Negara asal, siswa akan belajar terlebih dahulu di sekolah bahasa Jepang untuk pemantapan sambil mencari-cari informasi beasiswa. Walaupun sudah banyak universitas yang memiliki program bahasa Inggris, orang Jepang akan lebih senang apabila kita bisa berbicara bahasa mereka. Tidak ada salahnya bukan untuk mempelajari bahasa Negara tempat kita belajar? J

Persaingan beasiswa-beasiswa diatas sangatlah ketat dan susah, namun jangan patah semangat. Seperti yang dikatakan Dale Carnegie, ‘orang sukses selalu belajar dan mencoba.’ Mina-san Ganbatte kudasai!