TESTIMONIAL DETAIL

Annisa Dwi Noviani - Cool Japan Program (Sekolah Bahasa & Homestay)

Cool Japan Program (Sekolah Bahasa & Homestay), 2 weeks
Annisa Dwi Noviani

Perkenalkan nama saya Annisa. Pada kesempatan ini saya ingin sharing pengalaman saya selama tiga minggu homestay dan belajar bahasa Jepang di Tokyo. Saya mendaftarkan diri untuk mengikuti program yang diadakan oleh HIS Travel Indonesia pada bulan Agustus 2015 lalu dan kemudian berangkat untuk mengikuti program ini pada bulan Januari 2016. Karena ini adalah program homestay, tentunya selama mengikuti program ini, saya akan tinggal bersama dengan suatu keluarga yang akan menjadi host family saya.

Keluarga Kurokawa adalah keluarga yang menerima saya untuk tinggal dikediaman mereka di Chiba selama 3 minggu. Keluarga Kurokawa memiliki satu orang anak perempuan berumur 10 tahun bernama Ayane. Keramahan dan kehangatan yang diberikan oleh keluarga Kurokawa membuat saya merasa nyaman selama hidup bersama mereka dan membuat saya merasa tinggal bersama dengan keluarga saya sendiri. Saya juga diperkenalkan dengan kakek dan nenek Ayane dan juga teman – teman Kurokawa –san. Mereka banyak mengajarkan saya hal-hal yang perlu saya ketahui selama saya mengikuti program ini, seperti menunjukan rute kereta menuju tempat kursus bahasa jepang saya serta mengajak saya berjalan – jalan di sekitar daerah sekolah sehingga saya tahu apa saja yang ada di daerah tersebut. Seperti yang saya harapkan ketika saya mendaftarkan diri untuk menggikuti program ini, saya diperkenalkan dengan kehidupan sehari – hari warga Jepang dan juga saya mendapatkan kesempatan untuk mengenal budaya Jepang lebih lanjut sperti ketika saya diundang untuk membuat mochi di taman dekat kediaman Kurokawa sebagai salah satu aktivitas tahun baru warga Jepang. Saya mendapatkan kesempatan untuk membuat mochi secara tradisional yang selama ini hanya bisa saya lihat di dalam buku atau televisi. Tiap akhir pekan pun sangat menyenangkan. Pada akhir pekan di minggu pertama, saya mengunjungi salah satu mal besar di Chiba yaitu Lalaport, mengunjungi GALA Yuzawa untuk bermain ski, dan pada hari Sheijinshiki (Coming-of-Age Day) keluarga Kurokawa mengadakan pesta nasi goreng dirumahnya yang kemudian dihadiri teman – temannya. Salah satu tamu yang menghadiri pesta nasi goreng ini adalah Yudi-san, yang merupakan teman Kurokawa – san yang juga adalah orang Indonesia. Pada akhir pekan di minggu kedua saya pergi ke Tokyo Disney Sea bersama dengan keluarga Kurokawa, satu temannya dan anaknya. Di akhir pekan itu juga saya diajak pergi ke taman dekat rumah untuk menyantap mochi dengan warga lainnya, seperti yang sudah saya ceritakan diatas. Kemudian pada akhir pekan di minggu ketiga, saya pergi melihat Tokyo German Village Winter illumination di Chiba bersama dengan nenek Ayane.

Selain pengalaman mengenai kehidupan saya di Jepang, tidak lupa saya juga ingin menceritakan mengenai pengalam mempelajari bahasa jepang itu sendiri di Intercultural Institute of Japan yang merupakan bagian dari program dan pengalaman ini. Intercultural Institute of Japan merupakan sekolah Bahasa Jepang saya yang terletak di Okachimachi, Tokyo. Sekolah ini dekat dengan stasiun dan memiliki akses mudah menuju Akihabara. Di hari pertama, terlebih dahulu diadakan tes tertulis dan lisan untuk menentukan kemampuan bahasa Jepang masing-masing siswa. Program pendidikan bahasa jepang ini terdiri dari 6 level yang dimulai dari beginner, A1, A2, B1, B2 dan C1. Hasil dari tel tertulis dan lisan ini menentukan bahwa saya masuk ke dalam kelas A2 Satu kelas terdiri dari 8-10 murid dari berbagai negara. Dalam kelas yang saya ikuti, para siswa terdiri dari 1 orang dari Malaysia, 2 orang dari Korea, 1 orang dari India, 1 orang dari Hong Kong, 1 orang dari Australia, dan 2 orang Indonesia. Setiap harinya, guru – guru yang masuk untuk mengajar di kelas berbeda sehingga kita dapat mengenal lebih banyak guru di sekolah tersebut. Di kelas, kami selalu diajak untuk sering berbicara dengan bahasa Jepang sehingga kami terbiasa menggunakan bahasa Jepang dalam percakapan sehari-hari. Overall, Pengalaman ini adalah salah satu pengalaman yang sangat berharga di dalam hidup saya, saya menjadi lebih tahu mengenai jepang yang sangat saya cintai serta kehidupannya dan juga membuat saya menjadi semakin mandiri.